Sport News

Selasa, 16 Oktober 2012

Yussa Nugraha, Bocah Indonesia Tumbuh di Den Haag Belanda

Sepakbolanda membaca namanya Yussa Nugraha setelah ditagged seorang teman di Facebook. Bocah berusia 11 tahun ini, berasal dari Surakarta dan sekarang bermain di tim junior klub V.V. Haagse Hout. Siapa bakat mungil ini?


Bek Kiri? 
Sepakbolanda sendiri belum menyaksikan langsung penampilan putra Indonesia yang tinggal di ibukota pemerintahan Belanda itu. Tapi berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Yussa bermain di tim junior D1 klub yang berbasis di Mariahoeve di Den Haag. 

Yussa di nomor 7


Dari laporan pertandingan kejuaraan klub tahun 2011 lalu, ia menduduki posisi bek bersama rekannya Anton. Dan berbagai foto di Facebook mengindikasikan ia dipercayai mengawal pertahanan sebelah kiri.

Kepada Sepakbolanda.com, Yussa mengatakan dirinya sudah sejak usia 8 tahun bermain sepak bola di Belanda. "Kami datang ke Belanda tahun 2008. Ketika usia 8 tahun." 


Dari pantauan sepakbolanda, tampak pula bahwa Yussa bukan satu-satunya keturunan Indonesia yang bermain di klub amatir Den Haag ini. Di tim C1 usia 14 dan 15 tahun ada dua nama yang berlatar belakang Nusantara: Alonso Maniani dan Nunuai Matahelumual.

Alonso (3) dan Nunu (14)
Ayah Photographer
Selanjutnya, Yussa punya satu kakak perempuan dan kedua orang tuanya berasal dari Indonesia. Ayahnya Edi Indra Nugraha, adalah seorang photographer ulung, dengan berbagai jepretannya yang bagus yang meraih berbagai penghargaan. Keluarga yang sekarang tinggal di Den Haag ini kalau dibaca dari wallnya dan statusnya, mereka santun dan ramah. Selalu memberikan respon pada yang kasih jempol dan komentar.

Kemahiran membikin foto, bisa dilihat di Facebook Edi Nugraha. Dan sudah barang tentu, foto-foto putranya ketika sedang beraksi di lapangan diabadikannya pada gambar yang pas. Tentang bakat dan kemampuan olah bola dari Yussa sendiri masih harus ditunggu. 

Visi Belanda 
Siswa pindahan dari SD Nusukan 44 Surakarta itu sekarang duduk di kelas 8 atau semacam tahun terakhir SD menjelang sekolah menengah. "Saya sekolah di ToTaalschool de Vuurvlinder Mariahouve, di group 8 om." 

Baik sekolah maupun budaya ia sedang melakukan adaptasi di Belanda. Dan yang paling penting dalam visi pelatihan sepak bola di Belanda adalah: MENIKMATI permainan itu sendiri. Karena kebebasan berpikir inilah yang akhirnya akan melahirkan kreativitas di lapangan.

Ingin Kenal
Dalam waktu dekat Sepakbolanda tentu saja akan mengantarkan tulisan yang lebih akrab tentang Yussa dan keluarganya di Den Haag. Tentang pengalaman belajar sepak bola di Belanda, porsi latihannya, tuntutan terhadap orang tua dan lainnya. 

Nikmati
Dan utamanya semoga saja Yussa bisa menikmati sepak bola di lapangan rumput di Den Haag Belanda dan yang tidak kalah penting adalah dukungan dari kedua orang tua dalam memberikan porsi tepat antara sekolah dan sepak bola. Sisanya adalah bakat yang akan berbicara! Good luck en veel plezier Yussa!

Skuad Ideal Indonesia

Kiper: Kurnia Meiga, Wahyu Tri Nugroho, I Made Wirawan, Ferry Rotinsulu, Syamsidar.

Belakang: Ricardo Salampessy, Victor Igbonefo, Wahyu Wijiastanto, Diego Mchiels, Hamdi Ramdhan, Arthur Irawan, Muhammad Roby, Abdurrahman, Benny Wahyudi, Supardi, Zulkifly Syukur, Alfin Tuasalamony, Jajang Sukmara, Hamka Hamzah.

Tengah: Ahmad Bustomi, Stefano Lilipaly, Joey Suk, Taufik, Vendry Mofu, Rasyid Bakri, Zulham Zamrun, Hendra Bayauw, Oktovianus Maniani, Andik Vermansyah, Ferinando Pahabol, Firman Utina, Ponaryo Astaman, Muhammad Ridwan, Atep, Tony Sucipto, Eka Ramdani.

Depan: Irfan Bachdim, Titus Bonai, Greg Nwokolo, Patrich Wanggai, Sergio van Dijk, Bambang Pamungkas, Cristiano Gonzales, Syamsir Alam, Ferdinand Sinaga.Boaz Salossa

Sabtu, 12 Mei 2012

SPESIAL: Panjangnya Masa Pemulihan Juventus Untuk Kembali Meraih Gelar Juara

Mirko Vucinic (J), Michael Agazzi (C) - Cagliarii-Juventus - Serie A (Getty Images)
Goal.com merangkum proses perjalanan Juventus dalam meraih gelar khusus unuk Sport News
2006
2 Mei Sepakbola Italia dan dunia dikejutkan dengan pemberitaan hasil investigasi para Jaksa Naples terhadap agensi GEA World. Hasil investigasi membuka pembicaraan-pembicaraan yang diduga berusaha mempengaruhi wasit dan keterlibatan wasit selama musim 2004/05. Pada prinsipnya, skandal ini melibatkan manajer umum Juventus pada saat itu, Luciano Moggi.
     
14 Mei
Kemenangan 2-0 atas Reggina di Bari dinyatakan sebagai scudetto Juventus ke-29. Namun, bertambahnya bukti membuat klub akan mendapatkan hukuman yang sangat berat.
     
4 Juli Dalam kasus percobaan Calciopoli, Jaksa Federal Stefano Palazzi meminta agar Juventus mendapatkan hukuman keras, yakni berada di posisi terbawah ketimbang Serie B dengan penalti enam poin dan kehilangan gelar musim 2004/05 dan 2005/06.
     
9 Juli Timnas Italia memenangi Piala Dunia 2006, ditandai dengan lima pemain inti berasal dari Juventus. Kesuksesan ini menjadi bukti kalau Juve masih menjadi sebuah kekuatan besar.
     
14 Juli Keputusan akhirnya keluar. Juventus kehilangan dua scudetto, terdegradasi ke Serie A, dan mengawali musim dengan kehilangan 30 poin.
     
25 Juli Dalam banding yang pertama, klub gagal memenangi kembali gelar juara yang sudah didapat dan harus berkompetisi di Serie B dengan pengurangan 17 poin.
     
31 Agustus Hari terakhir transfer pemain. Sejumlah pemain top, seperti Ibrahimovic, Vieira, Cannavaro, Thuram, Zambrotta, dan Emerson, dilepas. Fabio Capello juga pergi. Gianluigi Buffon, Alessandro Del Piero, Pavel Nedved, dan Mauro Camoranesi bertahan, dengan Didier Deschamps jadi pelatihnya.
     
9 September Juventus mengawali musim baru dengan hasil imbang 1-1 lawan Rimini di hadapan kurang dari 10.500 penonton. Buffon dan del Piero masuk ke dalam starting XI, tepatnya dua bulan usai tampil di final Piala Dunia.  
     
12 Desember Juventus mulai tampil lebih baik berkat kontribusi Del Piero dan Trezeguet. Hasil banding akhir terkait kasus Calciopoli, klub mendapat pengurangan delapan poin dari yang sesungguhnya. Mereka pun kian percaya diri untuk bisa promosi.  
     
15 Desember Tragedi terjadi di Vivono. dua pemain muda Juventus, Alessio Ferramosca dan Riccardo Neri, meninggal dunia. Pertandingan lawan Cesena akhirnya harus ditunda untuk menghormati kejadian tersebut.

2007
19 Mei Juventus akhirnya kembali berpromosi ke Serie A. Kemenangan 5-1 yang diraih di Arezzo memastikan langkah mereka untuk kembali ke kompetisi papan atas, meski masih menyisakan tiga pertandingan lagi. Dalam pertandingan ini, Del Piero dan Giorgio Chiellini masing-masing menyumbang dua gol, satu gol lagi dicetak David Trezeguet. Meski kalah di dua pertandingan akhir, Juve tetap keluar sebagai juara Serie B.
     
25 Agustus Juventus kembali ke kompetisi papan atas dengan kemenangan impresif 5-1 atas Livorno di partai pembuka. Pemain baru, Vincenzo Iaquinta, mencetak dua gol, dan Trezeguet satu lebih baik, sekaligus memberikan pelatih Claudio Ranieri penampilan perdana yang sempurna.
     
4 November Juventus menghadapi Inter, tim yang paling diuntungkan dengan kasus Calciopoli. Camoranesi akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di babak kedua. Hasil itu adalah fair untuk Juventus karena hingga paruh musim mereka mampu mencatatkan sepuluh kemenangan dan hanya kalah dua kali. Di kandang Inter pada 22 Maret 2008, Juve menang 2-1.

2008
17 Mei Juventus langsung finis di peringkat ketiga di musim perdana kembali ke Serie A. Mereka akhirnya bisa kembali ke pentas Liga Champions setelah dua tahun absen. Del Piero menjadi pencetak gol terbanyak di Serie A dengan torehan 21 gol.
     
13 Agustus Juventus akhirnya memastikan tiket di putaran grup Liga Champions usai kemenangan 4-1 di kandang sendiri atas Artmedia Petrzalka, tepatnya di leg pertama putaran kualifikasi ketiga. Camoranesi, Del Piero, dan Chiellini membawa tim unggul di babak pertama, dan Nicola Legrottaglie memastikan kemenangan besar di babak kedua. Hasil imbang 1-1 di leg kedua sudah cukup memastikan tiket Juve.
     
31 Agustus Berakhirnya bursa transfer pemain ditandai dengan perekritan besar Amauri. Pemain asal Brasil itu tiba dari Palermo dengan harga €22,8 juta. Christian Poulsen juga datang dari Sevilla, sementara pemain produl lokal seperti Sebastian Giovinco dan Claudio Marchisio kembali dari masa peminjaman di Empoli.
     
5 November Setelah kemenangan 2-1 atas Roma di pertandingan Serie A di Stadio Olimpico, Juventus melanjutkan tren positif saat bertandang ke markas Real Madrid di putaran grup Liga Champions dengan kemenangan 2-0. Hasil itu memastikan langkah Juve lolos ke babak 16 besar. Dua gol itu dicetak Del Piero. Juve akhirnya memastikan diri lolos sebagai juara grup.

2009
10 Maret Juventus harus terhenti babak 16 besar karena kalah agregat dari Chelsea 3-2. Di pertemuan pertama di Stamford Bridge, Juve kalah 1-0, sementara di leg kedua di Turin, pertandingan berakhir imbang 2-2. Gol Didier Drogba pada menit ke-83 membawa The Blues lolos ke perempat-final.
     
18 Mei Menyusul tujuh pertandingan tanpa kemenangan, ditandai dengan hasil imbang 2-2 lawan Atalanta di pekan ke-38, Ranieri akhirnya dipecat dan digantikan Ciro Ferrara. Pelatih baru itu langsung dihadapkan pada dua pertandingan sisa di akhir musim. Kemenangan atas Siena dan Lazio membuat Juve finis di peringkat kedua. Posisi Ferrara pun aman untuk musim berikutnya.
     
23 Agustus Juventus mengawali musim yang baru dengan kedatangan muka-muka baru pula. Felipe Melo dan Diego didatangkan dengan dana besar, sementara Cannavaro kembali dan Fabio Grosso dijual ke Lyon. Kemenangan impresif 4-1 atas Cisco Roma di pertandingan persahabatan memberikan harapan dengan kedatangan sejumlah pemain baru.
     
5 Desember Chiellini dan Marchisio membawa Juventus menang 2-1 atas Inter sekaligus unggul atas sang rival dengan empat poin. Dalam pertandingan ini, Jose Mourinho sempat diusir wasit menyusul tepukan tangannya atas sang pengadil lapangan. The Special One kecewa karena wasit memberikan tendangan bebas, yang berbuah berbuah gol kemenangan. Felipe Melo juga diusir wasit karena sebuah tindakannya terhadap pemain lawan.
     
 8 Desember Juventus menelan kekalahan 4-1 dari Bayern Munich sekaligus menyudahi perjalanan mereka di putaran grup Liga Champions. Ini merupakan pertandingan terakhir Juve di babak grup. Mereka kalah bersaing dengan Bayern dan Bordeaux, yang berhak lolos ke babak 16 besar.

2010
24 Januari Setelah tidak tampil lagi di Liga Champions, Juventus justru menelan enam kekalahan dari tujuh pertandingan. Kondisi itu membuat Ferrara harus dipecat. Secara mengejutkan, klub menunjuk Alberto Zaccheroni.
     
18 Maret Kemenangan 3-1 atas Fulham di leg pertama babak 16 besar Liga Europa tidak mampu dipertahankan Juventus karena mereka justru kalah 4-1 di pertemuan kedua. Juve tersingkir karena kalah agregat 5-4.
     
15 Mei Setelah beberapa kali menelan kekalahan hingga akhir musim, petualangan Zaccheroni berakhir. Juve finis di peringkat ketujuh. Dengan demikian, mereka harus mengawali kompetisi musim depan dengan lebih dahulu tampipl di kualifikasi Liga Europa. Luigi Del Neri ditunjuk sebagai pelatih baru menyusul keberhasilannya membawa Sampdoria ke Liga Champions
     
29 Juli Juventus mengawali musim dengan kemenangan tandang 2-0 atas Shamrock Rovers di Liga Europa. Mereka sebenarnya mencatatkan empat kemenangan di kualifikasi ini. Namun, enam hasil imbang beruntun di putaran grup memaksa mereka harus tersingkir lebih dahulu di kompetisi nomor dua di Eropa itu.
     
 12 December Gol bunuh diri Fernando Muslera saat berusaha mengantisipasi crossing Milos Krasic membuat Juventus menang 2-1 atas Lazio. Hanya kalah dua kali dari 16 pertandingan liga membuat mereka memiliki harapan untuk finis di peringkat keempat, batas akhir Liga Champions.

2011
6 Januari Tahun baru mulai menjadi ancaman buat Juventus. Fabio Quagliarella harus mengakhiri musim lebih dini karena cedera lutut. Felipe Melo diusir wsit saat Juve kalah 4-1 dari Parma. Pemain yang dipinjamkan Juve ke Parma, Sebastian Giovinco, mencetak dua gol. Tiga hari kemudian giliran hat-trick Edinson Cavani yang membuat Juve terkapar 3-0 dari Napoli.
     
15 Mei Giovinco kembali jadi masalah buat Juventus dengan kekalahan 1-0 dari Parma. pekan berikutnya, Juve hanya bermain imbang 2-2 dengan Napoli. Si Nyonya Tua akhirnya finis di peringkat ketujuh.
     
31 Mei Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih baru Juventus setelah Del Neri dipecat. Kedatangan mantan gelandang Juve itu adalah sepuluh hari setelah pihak klub berhasil merekrut Andrea Pirlo, setelah kontrak sang pemain tidak diperpanjang Milan.
     
8 September
Era baru telah datang, ditandai dengan peresmian Juventus Arena. Pembukaan stadion baru ini ditandai dengan laga persahabatan dengan Notts County. Posisi stadion baru tepat di atas stadion lama klub, Stadio Delle Alpi. Luca Toni mencetak gol pertama di stadion ini, tepatnya pada menit ke-53.
     
2 Oktober Dua gol telat Marchisio memberikan kemenangan 2-0 atas Milan. Juventus kian menunjukkan gaya permainan dengan pressing tinggi dan ambisi kemenangan.

2012
21 Januari
Kemenangan di Atalanta menyempurnakan catatan tak terkalahkan Juventus hingga paruh pertama musim ini. Mereka unggul satu poin dari Milan. di bursa transfer Januari, Martin Caceres, Simeone Padoin, dan Marco Borriello didatangkan.
     
25 Februari
Musim tak terkalahkan Juventus masih berlanjut setelah pertandingan sengit 1-1 lawan Milan di San Siro. Gol Sulley Muntari digagalkan hakim garis saat Milan unggul. Beruntung, Alessandro Matri mampu menyamakan kedudukan. Arturo Vidal sempat diusir wasit sata pertandingan akan berakhir.
     
20 Maret Meski sempat kalah hingga pertandingan leg kedua Coppa Italia berlangsung 90 menit, Juventus akhirnya memastikan diri lolos ke babak final berkat keunggalan agregat 4-3 di masa tambahan waktu. Mirko Vucinic memastikan langkah Juve setelah peluang pertama Del Piero.
     
25 Maret
Juventus meraih kemenangan 2-0 atas Inter sehingga menjadi tim yang paling difavoritkan untuk meraih gelar. Del Piero menyumbang gol kedua, tepatnya pada menit ke-71.' Sebelumnya Juve bahkan menang 5-0 atas Fiorentina.
     
6 Mei Kemenangan Juventus 2-0 atas Cagliari, di saat yang bersamaan Milan kalah 4-2 dari Inter, memastikan Bianconeri meraih scudetto yang ke-28 musim ini. Vucinic mencetak gol pembuka, dan akhirnya digandakan lewat gol bunuh diri Michele Canini.  

Kamis, 15 Maret 2012

Inilah Delapan Tim Peserta Perempat-Final Liga Champions

Champions League final Football, 2012 

AC MILAN


Sebagai satu-satunya wakil Italia, AC Milan harus melewati jatuh bangun di babak 16 besar lalu. Kemenangan sensasional 4-0 atas Arsenal di leg pertama di San Siro memang membuat Milanisti bereuforia. Tapi, Rossoneri nyaris membuang peluang setelah mendapatkan teror dari The Gunners yang menceploskan tiga gol tanpa balas pada leg kedua.

Hasil ini menunjukkan inkonsitensi tim besutan Massimiliano Allegri yang juga terlihat sejak penyisihan grup. Sukses menahan Barcelona 2-2 di Camp Nou, lalu kemenangan beruntun 2-0 atas Viktoria Plzen dan BATE Borisov, Rossoneri kukuh di puncak klasemen.

Sayang, Il Diavolo gagal menang di tiga laga terakhir, kalah 3-2 di kandang sendiri dari Barca dan imbang 2-2 dari Viktoria akibat kebobolan di menit akhir. Milan beruntung akhirnya finis sebagai runner-up Grup H.


APOEL


Kisah sinderlela APOEL berlanjut, di mana mereka menjadi wakil Siprus pertama yang melenggang ke perempat-final Liga Champions. Menang 2-1 atas Zenit St.Peterburg pada laga perdana penyisihan grup, tim yang diarsiteki Ivan Jovanovic itu secara beruntun ditahan 1-1 Shakhtar Donetsk dan Porto

membuat APOEL berani bermimpi. APOEL memastikan langkah ke babak 16 Besar berkat kemenangan 2-1 atas juara Liga Europa musim lalu dan hasil imbang tanpa gol kontra Zenit.

APOEL melanjutkan asa di perdelapan-final melawan tim kuat Prancis, Olympique Lyon. Kalah 1-0 di leg pertama, APOEL mampu mengakhiri defisit atas Lyon dan memaksa pertandingan melalui drama adu penalti. APOEL pun mencatat sejarah sebagai tim Siprus pertama di perempat-final berkat kemenangan 3-4 dalam drama menegangkan di titik putih.


BARCELONA


Rekor agregat spektakuler 10-1 atas Bayer Leverkuson memuluskan langkah Barcelona ke perempat-final. Melihat hasil ini, tampaknya tidak ada satu tim pun yang berharap bertemu Lionel Messi dan kawan-kawan dalam undian akhir pekan ini.

Terlepas dari hasil imbang 2-2 dari AC Milan di pembuka penyisihan Grup H, tim besutan Pep Guardiola tidak mendapatkan banyak kesulitan musim ini. Barca menggelontorkan total delapan gol kontra BATE di dua penyisihan grup dan total enam gol melawan Viktoria tanpa kebobolan satu pun dari dua lawan tersebut. Kemenangan 3-2 atas Rossoneri di San Siro membuat Azulgrana memuncaki klasemen. Ditambah 10 gol ke gawang Leverkusen, Barcelona kini menorehkan total 30 gol hanya dari delapan pertandingan Liga Champions.


BAYERN MUNICH


Barcelona dan Messi bukan satu-satunya yang menorehkan tinta emas di babak 16 Besar. Sempat dikejutkan dengan kekalahan 1-0 dari Basel pada leg pertama, Bayern Munich merespons leg kedua dengan melumat wakil Swiss tujuh gol tanpa balas. Ini merupakan kemenangan terbesar di fase knock out Liga Champions.

The Bavarians membekuk FC Zurich dengan agregat 3-0 di babak play-off dan sukses mengontrol jalannya di sepanjang penyisihan Grup A. Menggulung Manchester City 2-0 dan Napoli 3-2 serta kemenangan ganda atas Villarreal mengukuhkan Bayern sebagai penguasa "grup neraka". Kekalahan 2-0 dari City di matchday keenam tidak berarti banyak bagi The Bavarians.


BENFICA


Dalam 17 musim terakhir ini kali kedua - atau pertama dalam enam musim- Benfica lolos ke perempat-final Liga Champions. Raksasa Portugal ini melumat Twente dengan agregat 5-3 di babak play-off. Benfica mengawali penyisihan Grup C dengan menahan Manchester United 1-1.

Hasil impresif dilanjutkan dengan kemenangan tandang atas Otelul Galati dan Basel dan kembali menahan United 2-2 di Old Traffors pada matchday lima. Benfica mengikuti jejak Barcelona dan Real Madrid yang lolos dari penyisihan grup tanpa menelan kekalahan.

Untuk lolos ke delapan besar Benfica berjuang keras setelah kalah 3-2 dari Zenit St. Peterburg di leg pertama,  mereka comeback dengan kemenangan 2-0 untuk memastikan satu tiket.


CHELSEA



Pelatih sementara Roberto Di Matteo kelihatannya cukup sukses mengangkat moral Chelsea sejak menggantikan Andre Villas-Boas. The Blues berhasil memaksa Napoli angkat koper dengan agregat 5-4, setelah kalah 3-1 pada leg pertama di San Paolo.

Penampilan The Blues di fase knock out kurang meyakinkan, meski mereka lolos sebagai juara Grup E. Chelsea sebetulnya nyaman dengan tiga kemenangan pertama, tapi kemudian imbang 1-1 kontra Genk yang dilanjutkan dengan kekalahan 2-1 dari Leverkusen yang membuat posisi mereka di ujung tanduk. Tapi, kemenangan telak 3-0 atas Valencia memperpanjang napas klub London Barat.


OLYMPIQUE DE MARSEILLE


Marseille harus menunggu hingga hampir 20 tahun untuk meraih kemenangan pertama di babak knock-out Liga Champions ketika membekuk Inter Milan 1-0 di leg pertama babak 16 Besar. Dan, secara dramatis Marseille lolos ke perempat-final berkat keunggulan gol tandang, meski kalah 2-1 dari Inter pada leg kedua di Giuseppe Meazza.

Di penyisihan grup, sama seperti di babak 16 Besar, Marseille membutuhkan beberapa gol telat untuk finis sebagai runner-up. Usai menang dua laga pembuka Grup F, Marseille menelan kekalahan dan imbang di dua laga berikut. Tapi, penampilan spektakuler ditunjukkan Marseille melawan Borussia Dortmund ketika tertinggal dua gol, tim besutan Didier Deschamps kemudian comeback dan meraih kemenangan 3-2.


REAL MADRID


Real Madrid menjadi klub kelima dalam sejarah Liga Champions yang memenangi seluruh partai penyisihan grup. Sayang, usaha menyamakan rekor Barca yang menang tujuh kali beruntun di kompetisi terlite di Eropa gagal setelah ditahan 1-1 CSKA Moskwa pada leg pertama babak 16 Besar. Namun, kemenangan 4-1 di Santiago Bernabeu dini hari tadi cukup meloloskan tim yang diarsiteki Jose Mourinho melaju ke delapan besar.

Madrid meraih kemenangan tandang 1-0 atas Dinamo Zegreb dan terus melanjutkan hasil sempurna di lima laga berikut serta 18 gol yang diceploskan membuat Los Blancos nyaman di puncak klasemen Grup D, dengan keunggulan mutlak 10 poin atas Lyon yang finis sebagai runner-up.
Liga Champions memasuki babak baru. Setelah berjalan selama hampir sembilan bulan, 76 klub Eropa kini menciut menjadi hanya delapan. Persaingan pun kian panas, karena di babak ini kekuatan seluruh tim tidak bisa ditebak.

Musim ini kompetisi terelite Eropa itu menyuguhkan drama, kejutan, rekor bahkan drama di menit-menit akhir laga. Di babak ini, beberapa klub besar yang berhasil lolos tidak lagi berpegang pada reputasi dan sejarah mereka, karena tim-tim underdog akan terus memanfaatkan kesempatan demi melanjutkan mimpi bersinar di Liga Champions.